Perjuangan Menangkan Prabowo-Gibran Bertentangan dengan Hati Nurani Drajat Wibowo

Perjuangan Menangkan Prabowo-Gibran Bertentangan dengan Hati Nurani Drajat Wibowo Kredit Foto: Twitter @AgusYudhoyono

Mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Said Didu meyakini perjuangan menangkan pasangan calon nomor urut dua Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka bertentangan dengan hati nurani Drajat Wibowo sebagai profesional.

Karenanya Said Didu paham tugas Drajat sebagai Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran sangat berat lantaran harus melindugi putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.

Baca Juga: Melihat Polemik Asam Sulfat, Gibran Punya Kualitas Pemimpin yang Dibutuhkan Indonesia

"Dr. Drajat Wibowo yth, saya memahami betapa beratnya tugas menjadi bemper putra mahkota karena saya yakin Mas Drajat sebagai profesional, perjuangan saat ini bertentangan dengan hati nurani mas," ucapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Kamis (7/12).

Hal ini disampaikannya menanggapi Drajat Wibowo yang mengaku TKN Prabowo-Gibran telah mengusulkan saling sanggah dalam debat capres atau cawapres dihilangkan atau dikurangi pada rapat antara timses pasangan calon dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Memang ada usulan dari kita agar debatnya tidak menjadi saling sanggah, karena itu, sesi saling sanggahnya kalau bisa dikurangi, atau dihilangkan,” kata Drajat saat ditemui di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2023) dikutip dari Kompas.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover