Bukan Gibran atau Prabowo yang Ditakutkan, Tapi Tangan-tangan Kekuasaan

Bukan Gibran atau Prabowo yang Ditakutkan, Tapi Tangan-tangan Kekuasaan Kredit Foto: ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/aww.

Pegiat media sosial Tonanda Putra mengungkapkan bahwa bukan pasangan nomor urut dua Prabowo Subianto atau Gibran Rakabuming Raka yang ditakutkan, namun tangan-tangan kekuasaan.

Pasalnya tangan-tangan kekuasaan membuat Gibran aman ketika melanggar aturan Pemilu, yang menyebabkan aparat negara menjadi tidak netral, sehingga publik tidak boleh mendiamkan hal tersebut.

Baca Juga: IKN Diminta Diaudit Forensik Setelah Jokowi Lengser

"Banyak sekali peraturan yang dilanggar oleh Gibran, tapi kok aman-aman saja ya, itulah yang kita khawatirkan, bukan Gibran maupun Prabowo yang kita takutkan, tapi tangan-tangan kekuasaan di belakang mereka," ucapnya.

"Tangan-tangan kekuasaan yang bekerja untuk keuntungan Gibran, sehingga mengakibatkan ketidaknetralan aparat, hal ini tidak boleh kita biarkan hal itu tidak boleh kita diamkan," imbuhnya dikutip populis.id dari YouTube 2045 TV, Jumat (8/12).

Untuk diketahui, dalam momen kegiatan kampanye Gibran Rakabuming Raka di Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat, 1 Desember 2023, cawapres nomor urut dua itu meminta anak-anak untuk naik ke atas panggung serta membagikan buku dan susu. 

"Anak-anak ke panggung, sini saya bagikan buku. Susunya nanti juga dibagikan," kata Gibran saat menghadiri undangan Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo di RT. 013/RW. 011 Kelurahan Penjaringan, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat petang dikutip dari Tempo.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI Sylvana Maria menilai apa yang dilakukan Gibran merupakan pelanggaran. “Ini pelanggaran,” kata dia saat dihubungi TEMPO pada Senin, 4 Desember 2023.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover