Pegiat media sosial Eko Kuntadhi menilai gaya kampanye pasangan calon nomor urut dua dari Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024 kelewatan.
Pasalnya tim sukses Prabowo-Gibran diketahui melibatkan anak-anak TK dalam berkampanye di sekolahan Pamekasan, Madura, Jawa Timur melalui video yang diunggah Eko Kuntadhi dalam akun X pribadinya.
Baca Juga: Minta Bukti Iriana Cawe-cawe Jadikan Gibran Cawapres, Kaesang Dibilang Ngawur
"Yang beda dari pasangan 02 ini, gaya terang-tedangan yang menunjukan mereka gak terlalu peduli sama aturan. Seolah hukum bisa dilipat dan ditekuk semaunya. Mentang-mentangnya itu lho, yang kelewatan. Anak-anak digiring buat kampanye..." ucapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Jumat (8/12).
Yang beda dari pasangan 02 ini, gaya terang-tedangan yang menunjukan mereka gak terlalu peduli sama aturan. Seolah hukum bisa dilipat dan ditekuk semaunya.
— Eko Kuntadhi (@ekokuntadhi1) December 8, 2023
Mentang-mentangnya itu lho, yang kelewatan
Anak-anak digiring buat kampanye... pic.twitter.com/WVrVX14v9p
Sementara secara terpisah, dalam momen kegiatan kampanye Gibran Rakabuming Raka di Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat, 1 Desember 2023, cawapres nomor urut dua itu juga meminta anak-anak untuk naik ke atas panggung serta membagikan buku dan susu.
"Anak-anak ke panggung, sini saya bagikan buku. Susunya nanti juga dibagikan," kata Gibran saat menghadiri undangan Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo di RT. 013/RW. 011 Kelurahan Penjaringan, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat petang dikutip dari Tempo.
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI Sylvana Maria menilai apa yang dilakukan Gibran merupakan pelanggaran. “Ini pelanggaran,” kata dia saat dihubungi TEMPO pada Senin, 4 Desember 2023.