Pantes Anies Kalah Terus di Survei SMRC dan Indikator

Pantes Anies Kalah Terus di Survei SMRC dan Indikator Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Tidak mengherankan calon presiden (capres) nomor urut satu dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan selalu kalah dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dan Indikator Politik Indonesia.

Pasalnya, kata pegiat media sosial Lukman Simandjuntak, koalisi capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo membiayai survei SMRC, sedangkan koalisi capres nomor urut dua Prabowo Subianto membiayai survei Indikator, sehingga pemenang ditentukan pihak pendana survei, wajar jika Anies Baswedan kalah.

Baca Juga: Penyebab Elektabilitas Ganjar-Mahfud Tertinggal Jauh dari Prabowo-Gibran

"Masing-masing sibuk rekayasa opini, SMRC dibiayai koalisi Ganjar, hasilnya yang bersangkutan menang, Indikator dibiayai koalisi Prabowo, maka hasilnya yang bersangkutan yang menang. Koalisi Anies gak bayar, alhasil kalah melulu," ungkapnya.

Lukman pun mengambil kesimpulan elektabilitas tertinggi dalam survei tergantung siapa pihak yang mendanainya. "Kesimpulan pemenang ditentukan siapa yang biayai, etika keilmuan survey gak penting," imbuhnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Senin (11/12).

Sementara itu, dalam survei terbaru, namun bukan SMRC maupun Indikator, paslon nomor urut dua dari Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka berada di posisi puncak.

Dalam jejak pendapat Litbang Kompas Desember 2023 Prabowo Subianto dan Gibran meraih elektabilitas 39,3 persen dalam survei yang digelar pada 29 November hingga 4 Desember 2023 itu. 

“Pasangan Prabowo-Gibran unggul di hampir semua kategori sosio-demografis responden,” tulis peneliti Litbang Kompas Bambang Setiawan, dikutip dari Harian Kompas, Senin (11/12/2023).

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover