Pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto menilai cawapres nomor urut dua dari Koalisi Indonesia Maju Gibran Rakabuming Raka tidak pantas disamakan dengan Ketua BEM UI, apalagi dengan Jenderal Soedirman.
Pasalnya menurut Gigin, Ketua BEM UI jauh lebih cerdas dan idealis dari Gibran, sehingga pujian capres nomor urut dua Prabowo Subianto bahwa putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mirip Jenderal Soedirman merupakan penghinaan terhadap pahlawan nasional.
Baca Juga: Balas Cak Imin, Politikus Demokrat: Lawan Terberat Prabowo-Gibran Bukan AMIN, Tapi Ganjar-Mahfud
"Ini penghinaan terhadap pahlawan nasional. Bocah loyo ini bahkan gak pantas disamakan dengan ketua BEM UI yang jauh lebih cerdas dan idealis," ucapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Selasa (12/12).
Ini penghinaan terhadap pahlawan nasional. Bocah loyo ini bahkan gak pantas disamakan dengan ketua BEM UI yang jauh lebih cerdas dan idealis. pic.twitter.com/MVpJH9l0yf
— gigin praginanto (@giginpraginanto) December 11, 2023
Sebelumnya, capres nomor urut dua Prabowo Subianto kembali mengungkapkan alasannya memilih Gibran Rakabuming Raka untuk mendampinginya sebagai cawapres di pemilihan presiden 2024.
Dalam Konsolidasi Tim Pemenangan Prabowo-Gibran di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/12/2023), Prabowo Subianto membandingkan Gibran dengan Jenderal Soedirman.
"Saudara-saudara, ada yang mengatakan wakil yang saya pilih terlalu muda, padahal panglima besar kita (Jenderal Soedirman) waktu perjuangan umurnya 29 tahun mimpin perang lawan penjajah, mampu," ungkap Prabowo saat pidato di hadapan ribuan pendukungnya dikutip dari TV One News.