Politikus Ferdinand Hutahaean menganggap kapasitan RAM otak Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PSI) Kaesang Pangarep tidak mampu memahami program konkret capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo.
Sehingga tidak mengherankan jika Kaesang yang merupakan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) bingung dengan arah Ganjar Pranowo untuk pemerintahan pada tahun 2024 mendatang.
Baca Juga: Prabowo Berharap Dapat Suara Pemilih Jokowi di 2019 dengan Gandeng Gibran
"Saya tidak heran mengapa @kaesangp bingung, karena memang kapasitas RAM otaknya kurang mampu memahami hal-hal seperti program Ganjar yang yang konkret nyata dan terstruktur. Tapi kan kembali ke IQ seseorang," ungkapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Sabtu (16/12).
Saya tidak heran mengapa @kaesangp bingung, karena memang kapasitas RAM otaknya kurang mampu memahami hal2 seperti program Ganjar yang yang konkret nyata dan terstruktur. Tapi kan kembali ke IQ seseorang. pic.twitter.com/DudkuWQJgz
— Mpu Ferdinand Hutahaean (@ferdinand_mpu) December 16, 2023
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengomentari penampilan Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo dalam debat capres perdana.
Menurut Kaesang, berdasarkan debat capres, Anies Baswedan jelas mengusung perubahan untuk pemerintahan ke depan, sedangkan Prabowo Subianto memegang keberlanjutkan, namun untuk Ganjar Pranowo dia masih bingung.