Dua Kasus Gibran di IKN

Dua Kasus Gibran di IKN Kredit Foto: Viva

Pegiat media sosial Lukman Simandjuntak menunjukkan dua kasus calon wakil presiden (cawapres) nomor urut dua dari Koalisi Indonesia Maju Gibran Rakabuming Raka ketika berkunjung ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Kasus pertama, kata Lukman, Gibran dianggap tidak menghargai tutua adat saat datang ke IKN, dan kasus kedua etikanya dalam wawancara bersama anak SMK dianggap buruk karena melepas microphone dalam sesi tanya jawab.

Baca Juga: Kasihan Gibran Cuma Dianggap Ban Serep Ketua Bappilu Partai Demokrat

"Kemanapun dikirim, senatiasa diiringi masalah baru. Kasus pertama, gegara Gibran sodorkan tangan, tepat di depan muka salah satu pemuka masyarakat bahkan memunggungi muka tetua adat. Kasus berikutnya Gibran mendadak lepas mic saat ditanya siswa SMK," ungkapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Rabu (20/12).

Melansir dari Democrazy, ketika mengunjungi IKN dan berkampanye di Kabupaten Penajem Paser Utara, Gibran Rakabuming Raka ditanya anak SMKN 1 PPU bernama Rafio Khairul Rizki.

“Saya ingin bertanya, bagaimana sih motivasi anak muda yang ada di sini untuk agar tidak menjadi tamu sendiri di lingkungan kami sendiri,” tanya Rizki dilihat dari video TikTok @morgosiwe.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terkini