Kader Partai Demokrat Eko Jhones memberi tahu Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bahwa hanya pasangan calon (paslon) nomor urut dua Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang bersih dari korupsi.
Sehingga menurutnya JK kurang literasi dengan menyebut hanya capres nomor urut satu Anies Baswedan yang tak terlibat korupsi, karena yang bersangkutan pernah dipanggil KPK dalam kasus dugaan korupsi Formula E.
Baca Juga: Kemanapun Dikirim, Gibran Selalu Diiringi Masalah Baru
Selain itu, cawapres Anies Baswedan, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin juga pernah dipanggil KPK dalam kasus korupsi di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), dan kemudian capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo pernah diduga terlibat dalam kasus korupsi E-KTP.
"Kurang literasi sepertinya pak JK. Justru paslon yang tidak pernah berurusan dengan KPK itu hanya paslon nomor 2 saja. Paslon 1 capres dan cawapres nya pernah dipanggil KPK, paslon 3 capresnya pernah juga berurusan dengan korupsi E-KTP.. jadi yang bersih cuma Prabowo-Gibran loh pak JK," ungkap Eko dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Kamis (21/12).
Kurang literasi sepertinya pak JK. Justru paslon yang tidak pernah berurusan dengan KPK itu hanya pslon nomor 2 saja.
— Eko Jhones (@ekojhones77) December 20, 2023
Paslon 1 capres dan cawapres nya pernah dipanggil KPK, paslon 3 capresnya pernah juga berurusan dgn korupsi E-KTP..jd yg bersih cuma Prabowo Gibran loh pak JK https://t.co/IzplAAxRJ6
Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menyebut hanya Anies Baswedan, calon presiden yang tidak pernah diberitakan terkait kasus korupsi sebagai mantan Gubernur DKI Jakarta.
"Saya kira hanya Anies yang tidak diberitakan pada kasus korupsi," kata JK di hadapan relawan AMIN di Makassar, Selasa (19/12) dikutip dari CNN Indonesia.
Bahkan menurutnya, ketika ada yang mencoba mengaitkan Anies Baswedan dengan kasus korupsi seperti Formula E sebelum Pemilu 2024 terjadi, tapi hasilnya nihil.