Anak Muda Membenci Gibran Rakabuming Raka

Anak Muda Membenci Gibran Rakabuming Raka Kredit Foto: Antara/Mohammad Ayudha

Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau akrab disapa Dokter Tifa menanggapi calon wakil presiden (cawapres) nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka yang menyebut hal biasa anak muda diremehkan.

Dokter Tifa menilai tidak ada yang meremehkan anak muda, namun ada kebencian untuk anak muda yang memanfaatkan posisi orangtuanya demi mencapai tujuan atau jabatan tertentu tanpa harus bersusah payah merangkak.

Baca Juga: Saran untuk Cak Imin dan Mahfud MD dalam Melawan Gibran di Debat Cawapres Berikutnya

"Tidak orang yang remehkan anak muda. Orang cuma benci dengan anak muda yang gunakan jabatan, fasilitas, dan privilege  orangtua agar dapat jabatan instan tanpa mau susah payah dari  bawah," ungkapnya.

Untuk diketahui, Gibran Rakabuming Raka disinyalir memanfaatkan posisi ayahnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan pamannya, Anwar Usman yang pernah menjabat Ketua Mahkamah konstitusi (MK) untuk bisa maju sebagai cawapres di Pilpres 2024.

Sehingga sindiran Dokter Tifa seperti mengarah pada Gibran. "Rasa-rasanya anak muda juga benci kalo ada sesama anak muda yang ngga tahu malu seperti itu," imbuhnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Selasa (26/12).

Sebelumnya, calon wakil presiden nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka menyadari anak muda kerap dianggap remeh, ia menyampaikannya ketika bertemu dengan influencer dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Manado, Sulawesi Utara, Minggu (24/12/2023).

Gibran meminta generasi muda untuk bersabar dan menunggu waktu tepat membuktikan kemampuan kepada publik, dan yang tidak boleh dilakukan adalah menyerah serta merasa rendah diri.

"Anak muda diremehkan itu sudah biasa. Nanti tinggal tunggu waktunya aja untuk pembuktian, ya," kata Gibran, dikutip dari siaran pers, Minggu. 

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover