Mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu menunjukkan kode pimpinan Partai Buruh kepada pasangan calon (paslon) nomor urut satu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) dan paslon nomor urut tiga Ganjar Pranowo-Mahfud MD untuk diundang 'minum teh'.
Said Didu mengatakan pimpinan Partai Buruh membutuhkan undangan 'minum teh' untuk memutuskan dukungan meskipun anggotanya lebih condong ke Anies Baswedan, karenanya ia memberikan kode kepada AMIN dan Ganjar-Mahfud dengan menyatakan tidak akan mendukung AMIN.
Baca Juga: Diungkit Anies, Aneh Harga Air Minum Lebih Mahal dari BBM
"Walaupun yang pernah menaikkan upah buruh tinggi adalah Gub @aniesbaswedan dan dipuji oleh buruh, tapi karena pimpinan ini butuh undangan "minum teh" seperti biasa dan dia tahu tidak ada undangan minum teh di 02 maka pernyataan ini sekedar kode ke 01 dan 03 untuk diundang "minum teh"," ungkap Said Didu dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Rabu (27/12).
Walaupun yg pernah menaikkan upah buruh tinggi adalah Gub @aniesbaswedan dan dipuji oleh buruh, tapi krn pimpinan ini butuh undangan "minum teh" spt biasa dan dia tahu tdk ada undangan minum teh di 02 maka pernyataan ini skdr kode ke 01 dan 03 utk diundang "minum teh". https://t.co/F62mgxoh8D
— Muhammad Said Didu (@msaid_didu) December 24, 2023
Sebelumnya, Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan pihaknya akan segera menentukan dukungan untuk Pilpres 2024 meskipun sampai sekarang belum memutuskan capres-cawapres untuk dijagokan.
"Bila mana terjadi 1 putaran Partai Buruh akan salah satu berdasarkan hasil survei internal Partai Buruh," jelasnya saat ditemui di Hotel Candi Indah Semarang, Sabtu (23/12/2023) dikutip dari Gelora.