Gibran Kasihan Jika Dipaksa Bawaslu Hadir Pemeriksaan Bagi Susu di CFD

Gibran Kasihan Jika Dipaksa Bawaslu Hadir Pemeriksaan Bagi Susu di CFD Kredit Foto: Viva

Politikus Ferdinand Hutahaean merasa kasihan dengan cawapres nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka jika dipaksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) hadir pada pemeriksaan dugaan pelanggaran kampanye dalam kegiatan bagi-bagi susu di car free day (CFD) Jakarta.

Karena menurut Ferdinand, Gibran harus mempersiapkan banyak hal untuk pemeriksaan tersebut, sehingga Bawaslu seharusnya tidak memanggil putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.

Baca Juga: Eko Kuntadhi Tunjukkan Cara Simple Bandingkan Prabowo dengan Ganjar

"Iya pak jangan dipaksa, kasihan nanti pak Gibran. Dia harus cape minta bapaknya atau pamannya untuk naro sanksi ke anggota Bawaslu melalui DKPP. Kan cape tuh harus urusan begini, mbok ya kalian ngerti aja kalau Gibran itu anak Jokowi, jangan dipanggil, disembah saja," ungkapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Rabu (3/1).

Sebelumnya, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Jakpus, Dimas Trianto Putro, mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat dan memanggil kembali Gibran Rakabuming Raka setelah tidak hadir dalam pemeriksaan pada Selasa (2/1/2024) untuk klarifikasi.

Dimas mengatakan surat pemanggilan ulang kepada Gibran sudah dijadwalkan pada hari Rabu (3/1/2024), namun Bawaslu tidak mau memaksa cawapres Prabowo Subianto itu memenuhi undangan.

"Saya tidak mau memaksa Pak Gibran untuk hadir juga enggak ya, karena memang kewenangan dia mau hadir atau tidak, kita tidak bisa maksa juga," kata Dimas dalam konferensi pers di Kantor Bawaslu Jakarta Pusat, Selasa (2/1) dikutip dari Kompas.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terkini