“Anak-anak SD, SMP, SMA ada 44 juta. Anak balita 30 juta, ditambah di pesantren 5 juta, ditambah ibu hamil 3 juta, jadi 82,9 juta. 82,9 juta ini kami coba pikirkan untuk diberikan makan siang dan susu gratis,” kata Burhanuddin dikutip dari Kompas.
Burhanuddin memprediksi bahwa biaya yang dibutuhkan untuk proyek makan siang gratis mencapai Rp1 triliun perhari. Ia juga mengatakan proyek tersebut membutuhkan 45.000 dapur.
Sehingga selain bisa memberikan manfaat kepada 82,9 juta warga, proyek makan siang gratis juga akan membuka lapangan pekerjaan.