Politikus Ferdinand Hutahaean menanyakan kepada calon presiden (capres) nomor urut dua dari Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto cara program makan siang gratis mengatasi masalah penyerapan hasil pertanian yang belum maksimal.
Karena menurut Ferdinand, masyarakat perlu diajari agar mempunyai kompetensi, sehingga sebaiknya Prabowo Subianto menjelaskan cara untuk membuat program makan siang gratis bisa mengatasi masalah pertanian.
Baca Juga: Tindakan Jokowi Jadi Bukti Program Ganjar Paling Rasional dan Aplikatif
"Hahahahahahaha. Caranya bagaimana pak? Jangan ajari rakyat ini hanya makan trus BAB. Mereka bukan burung atau hewan peliharaan tapi manusia yang perlu diajari dididik jadi manusia yang siap berkompetisi dengan kemajuan jaman," ungkapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Jumat (5/1).
Hahahahahahaha
— Mpu Ferdinand Hutahaean (@ferdinand_mpu) January 5, 2024
Caranya bagaimana pak? Jangan ajari rakyat ini hanya makan trus BAB. Mereka bukan burung atau hewan peliharaan tp manusia yg perlu diajari dididik jd manusia yg siap berkompetisi dgn kemajuan jaman. https://t.co/M516YGjovc
Untuk diketahui, dalam dialog di Jakarta bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Kamis (4/1), Prabowo Subianto mengatakan program makan siang dan susu gratis dapat menjadi solusi untuk mengatasi stunting dan penyerapan hasil pertanian yang belum maksimal.
Sementara itu, pada Rabu (13/12/2023), Ketua Dewan Pakar TKN Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Burhanuddin Abdullah menyampaikan rincian penerima manfaat makan siang dan susu gratis beserta anggarannya di Kemang.
“Anak-anak SD, SMP, SMA ada 44 juta. Anak balita 30 juta, ditambah di pesantren 5 juta, ditambah ibu hamil 3 juta, jadi 82,9 juta. 82,9 juta ini kami coba pikirkan untuk diberikan makan siang dan susu gratis,” kata Burhanuddin dikutip dari Kompas.
Burhanuddin memprediksi bahwa biaya yang dibutuhkan untuk proyek makan siang gratis mencapai Rp1 triliun perhari. Ia juga mengatakan proyek tersebut membutuhkan 45.000 dapur.
Sehingga selain bisa memberikan manfaat kepada 82,9 juta warga, proyek makan siang gratis juga akan membuka lapangan pekerjaan.