Gus Yahya Diberi Tahu Wajar Cak Imin Ragukan 'ke-NUan' Khofifah

Gus Yahya Diberi Tahu Wajar Cak Imin Ragukan 'ke-NUan' Khofifah Kredit Foto: Taufik Idharudin

Pegiat media sosial Lukman Simandjuntak memberi tahu Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya bahwa wajar cawapres nomor urut dua Muhaimin Iskandar (Cak Imin) meragukan 'ke-NUan' Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Karena aneh Khofifah malah bergabung dengan pasangan calon (paslon) nomor urut dua Prabowo Sibianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024, padahal pada paslon nomor urut satu dan tiga terdapat perwakilan NU.

Baca Juga: Kondisi Mengejutkan PDIP Usai Maruarar Sirait Mundur

"Wajar dong kalau Cak Imin ragu, ada perwakilan NU alias Cak Imin di 01, serta Mahfud MD di 03, eh Khofifah kok malah gabung 02?" ungkapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Rabu (17/1).

Lukman pun mengungkit Khofifah yang pernah diduga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut campur tangan dalam kasus suap dana hibah. "Apakah ada yang tersandera suap dana hibah?" imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya merespons pernyataan cawapres Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang meragukan 'ke-NU-an' Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, yang mendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Pada awalnya, Gus Yahya merespon pernyataan Cak Imin tersebut dengan menertawakannya. Dia pun menanggapi santai dengan mengatakan, yang meragukan ke-NU-an Khofifah malah tidak pernah menjadi pengurus NU.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover