Kader Partai Demokrat Eko Jhones menilai cawapres nomor urut satu Muhaimin Iskandar alias Cak Imin lebih baik tidak berkomentar atau diam mengenai temuan beras bulog berstiker pasangan nomor urut dua Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Karena menurut Eko Jhones, Cak Imin tidak mengetahui fakta apakah Prabowo-Gibran memang menggunakan beras bulog sebagai alat kampanye, sehingga berpotensi menyebar atau bahkan membuat berita bohong alias hoaks dengan komentarnya.
Baca Juga: Presiden Jokowi Harus Turun Gunung Ikut Kampanyekan Prabowo
"Kasian sekelas cawapres asal mangap aja @cakimiNOW ini. Mbok mending gak usah ngomong kalo gak tau kenyataannya min, jangan sampai anda malah ikutan sebarin hoaks, atau malah anda yang bikin hoaks ini?" ucapnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Senin (29/1).
Kasian sekelas cawapres asal mangap aja @cakimiNOW ini. Mbok mending gak usah ngomong klo gak tau kenyataannya min, jgn samapai anda malah ikutan sebarin hoaks, atau malah anda yang bikin hoaks ini?
— Eko Jhones (@ekojhones77) January 27, 2024
Cak Imin Sindir Beras Bulog Berstiker Prabowo-Gibran https://t.co/YLVVopVscU
Sebelumnya, calon wakil presiden nomor urut satu dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyindir temuan beras bulog berstiker pasangan nomor urut dua Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Menurut Cak Imin hal tersebut sangat memalukan. Ia mengatakan bantuan sosial seharusnya tidak ditunggangi dengan kepentingan politik. "Memalukan, menunjukkan kemiskinan etik, kemiskinan etika," kata Cak Imin setelah bertemu relawan Bali Satu di Kabupaten Badung, Jumat (26/1), dikutip dari CNN Indonesia.