Tanda dan Gejala Presiden Jokowi Alami Gangguan Jiwa Sudah Jelas Terlihat

Tanda dan Gejala Presiden Jokowi Alami Gangguan Jiwa Sudah Jelas Terlihat Kredit Foto: YouTube/Sekpres

Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau akrab disapa Dokter Tifa menilai tanda dan gejala Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) mengalami gangguan jiwa sudah jelas terlihat.

Pasalnya Tamsil Linrung yang merupakan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dan bukan orang dalam bidang kesehatan sampai menduga Jokowi mengalami ganggan jiwa, dan tuduhan tersebut tidak bisa disepelekan.

Baca Juga: Kenapa Prabowo Membawa Dokter Terawan saat Debat Capres Terakhir?

"Jokowi diduga alami Gangguan Jiwa? Tidak main-main yang bicara ini Anggota DPD RI, Tamsil Linrung. Orang awam sampe berpikir Presidennya alami gangguan jiwa, ini artinya tanda & gejala sudah jelas terlihat," ucap Dokter Tifa.

Sehingga jika memang terbukti maka perawatan harus segera dilakukan. "Jika terbukti maka Presiden harus dirawat & minum obat rutin," imbuhnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Rabu (7/2).

Melansir dari Tribun News, Tamsil Linrung yang merupakan asisten pelatih Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) menulis surat terbuka agar kesehatan jiwa Presiden Jokowi diperiksa.

Tamsil menyampaikan permintaannya karena menilai Jokowi telah membuka berbagai peluang terjadinya kecurungan dalam pelaksaan Pemilu 2024, dari mulai membangun dinasti dengan membuat Gibran Rakabuming Raka menempati posisi cawaptres hingga ikut membangun oligarki politik.

Menurutnya, Puncak dari ketidakwarasan Jokowi adalah ketika dirinya secara gamblang menyatakan bahwa presiden dan menteri boleh memihak serta ikut kampanye. Ia menulis surat terbukanya di Jakarta pada 2 Februari 2024.

Sebelumnya diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan seorang Presiden juga diperbolehkan melakukan kampanye saat pemilu berlangsung. Selain itu, Jokowi menyebut seorang Presiden juga boleh memihak pasangan calon tertentu.

"Yang penting, presiden itu boleh loh kampanye. Presiden itu boleh loh memihak. Boleh," kata Jokowi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (24/1/2024) dikutip dari Republika.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover