Strategi Ini Pasti Akan Membuat Ganjar Menang Pilpres 2024

Strategi Ini Pasti Akan Membuat Ganjar Menang Pilpres 2024 Kredit Foto: Voi

Pegiat media sosial Denny Siregar menunjukkan strategi yang akan membuat capres nomor urut tiga dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo memenangkan Pilpres 2024.

Strategi tersebut, menurut Denny Siregar dengan turunnya para pendukung Ganjar Pranowo ke masyarakat secara langsung dari pintu ke pintu untuk mensosialisasikan program capres nomor urut tiga itu hingga mempermudah pencoblosan.

Baca Juga: Pendukung Ganjar-Mahfud Disarankan Hijrah ke Prabowo-Gibran

"Saya selalu menyerukan pada kawan-kawan pendukung Ganjar turunlah kalian ke masyarakat, door to door, dari pintu ke pintu, kenalkan Ganjar pada yang belum kenal, kenalkan program kerja Ganjar pada yang belum kenal, yakinkan mereka yang belum yakin, dan permudah urusan pencoblosan pada mereka yang sulit mencoblos," ucapnya.

"Maka yakinlah Ganjar akan menang, mau satu putaran, mau dua putaran itu gak penting, Ganjar harus menang, karena kalau Ganjar kalah maka itu kerugian buat kita semua," sambungnya dikutip populis.id dari YouTube 2045 TV, Rabu (7/2).

Sementara itu, pada survei terbaru Populi Center, ditemukan bahwa elektabilitas pasangan capres-cawapres Prabowo-Gibran unggul telak dibanding dua kompetitornya, Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud. Tingkat keterpilihan Prabowo-Gibran memungkinkan pasangan ini memenangi Pilpres 2024 dalam satu putaran.

Survei nasional yang dilaksanakan pada 27 Januari hingga 3 Februari 2024 itu menemukan elektabilitas Prabowo-Gibran sebesar 52,5 persen. Adapun salah satu syarat pilpres digelar satu putaran adalah pasangan calon meraih 50 persen plus satu suara dari total suara.

Survei yang diklaim dibiayai menggunakan dana internal itu menemukan elektabilitas pasangan Anies-Muhaimin sebesar 22,1 persen. Sedangkan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD elektabilitasnya 16,9 persen. 

"Adapun yang belum memutuskan (pilihan) sebesar 6,3 persen dan menolak menjawab sebesar 2,2 persen," kata Direktur Eksekutif Populi Center, Afrimadona lewat siaran persnya, Rabu (7/2/2024) dikutip dari Republika.

Survei Populi Center ini dilakukan lewat wawancara tatap muka terhadap 1.500 responden yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia. Responden dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling). 

Toleransi kesalahan atau margin of error survei ini kurang lebih 2,53 persen dan tingkat kepercayaannya 95 persen. "Survei dilakukan dengan menggunakan pendanaan internal," kata Afrimadona.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover