Kenapa Tim AMIN Minta TV Tak Tayangkan QC Lembaga Survei dan Tim Ganjar-Mahfud Minta Audit Sirekap?

Kenapa Tim AMIN Minta TV Tak Tayangkan QC Lembaga Survei dan Tim Ganjar-Mahfud Minta Audit Sirekap? Kredit Foto: Instagram@ganjar_pranowo

Komisaris PT Pelni Dede Budhyarto memberikan jawaban kenapa tim paslon nomor urut satu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) minta TV nasional tidak menayangkan hasil quick count lembaga survei dan tim paslon nomor urut tiga Ganjar Pranowo-Mahfud MD minta Sistem Rekapitulasi (Sirekap) untuk diaudit forensik.

Menurut Dede, hal tersebut disebabkan karena tim AMIN dan Ganjar-Mahfud tidak sanggup melihat kekalahan paslonnya dari pasangan calon nomor urut dua Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

Baca Juga: Demokrat Tak Ingat Hinaan Terhadap Pemerintahan Jokowi

"KENAPA…? Tim 01 minta tipi nasional tidak menayangkan hasil QC lembaga survei. Tim 03 minta audit forensik Sirekap (RC)," ucapnya, dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Kamis (22/2).

"Jawabannya sederhana; Mereka ndak sanggup melihat kenyataan hasilnya seperti itu, sakitnya tuh disini….[*…sambil nepuk dodo] Kalah ya kalah aja ndak usah banyak drama," imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan pada Kami (22/2/2024) pukul 06.00 WIB di situs Komisi Pemilihan Umum (KPU), total suara yang masuk penghitungan atau real count mencapai 74,37 persen pada 612.256 TPS dari 823.236 TPS di seluruh Indonesia.

Dalam real count tersebut, paslon nomor urut dua dari Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka masih menempati posisi pertama dengan perolehan 58,88 persen atau 63.443.208 suara.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover