Jokowi Bergerak Cepat Selesaikan Program Prabowo-Gibran

Jokowi Bergerak Cepat Selesaikan Program Prabowo-Gibran Kredit Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Pegiat media sosial Lukman Simandjuntak menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) bergerak cepat untuk menyelesaikan program paslon nomor urut dua Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Hal tersebut terlihat dari Jokowi yang membahas program makan siang gratis Prabowo-Gibran dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara yang diselenggarakan pada Senin, (26/2/2024).

Baca Juga: Jokowi Bisa Intervensi Kebijakan Prabowo Sekaligus Amankan Gibran untuk Pilpres 2029

"Lurah lama gerak cepat mau menyelesaikan program lurah baru yang belum resmi dilantik, cuma ada di Konoha kejadian begini sih," ucap Lukman, dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Selasa (27/2).

Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) membahas program makan siang dan susu gratis dalam Sidang Kabinet Paripurna.

Program makan siang dan susu gratis merupakan program yang digaungkan paslon nomor urut dua Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam kampanyenya untuk menduduki kursi pemimpin negara.

“Membahas tentang program-program prioritas Pak Prabowo termasuk di dalamnya adalah makan siang tahap awal,” kata Bahlil di Kompleks Kepresidenan, dikutip dari VIVA.

Ia mengatakan secara umum program prioritas Prabowo-Gibran sudah diakomodir, sehingga di 2025 bisa langsung dijalankan. "Dan pembahasan APBN-nya kan ini baru tahap pertama dan beberapa bulan ke depan kita bahas," ucapnya.

Lebih lanjut, Bahlil menjelaskan Jokowi hanya membahas program makan siang gratis secara umum, sehingga bukan berarti mendahului keputusan resmi KPU terhadap pemenang Pilpres 2024.

“Ya harus mengakomodir dong yang menjadi program prioritas Pak Prabowo-Gibran. Karena ini kan kita bahas APBN 2025, kalau kita bahas APBN 2025 presidennya kan sudah Pak Prabowo dan Mas Gibran. Kita mengantisipasi kan bulan depan (perhitungan KPU). Jadi sekarang ini antisipasi-antisipasi. Jadi ada beberapa model yang dikembangkan nanti dalam rekayasa perkiraan asumsi untuk APBN 2025,” jelas dia.

Terkait

Terkini

Populis Discover