Sejumlah 'Kengerian' Jokowi Jadi Presiden

Sejumlah 'Kengerian' Jokowi Jadi Presiden Kredit Foto: YouTube/PDIP

Terdapat sejumlah 'kengerian' yang terjadi selama Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjabat sebagai kepala negara yang terlihat melalui cuitan pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau akrab disapa Dokter Tifa.

Dokter Tifa mengatakan jika Jokowi tidak berkuasa, maka Ibu Kota tetap berada di DKI Jakarta sehingga pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur yang menelan anggaran Rp500 triliun bisa dialihkan untuk mengentaskan kemiskinan.

Baca Juga: Jubir TKN Ungkap yang Menyebut Jokowi Dukung Prabowo

"Kalau tidak ada Jokowi. Jakarta tetap jadi Ibukota. Alokasi dana IKN Rp 500 T digunakan entaskan kemiskinan di banyak daerah," ucap Dokter Tifa, dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Kamis (14/3).

Selain itu, utang negara tidak akan bertambah gila-gilaan dan hukum serta konstitusi akan tetap tegak. "Indonesia tidak tambah hutang Rp 8000 T yang harus  ditanggung anak cucu sampai dengan 200 tahun ke depan. Hukum tetap tegak. Konstitusi berdiri kokoh," imbuhnya.

Sementara itu, pegiat media sosial Lis Turyanto merasa tanpa aksi brutal Presiden Joko Widodo (Jokowi), pasangan calon (paslon) nomor urut dua dari Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka akan sulit menang di Pilpres 2024.

Aksi brutal Jokowi yang dimaksud Lis adalah pembagian bantuan sosial (bansos) dan pengerahan aparat untuk memenangkan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. "Jadi bisa dikatakan tanpa aksi brutal Pak Jokowi ini bakal sulitlah buat paslon nomor urut dua buat bisa menang Pilpres," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover