Refly Harun Ungkap 4 Alasan Jokowi Tetap Ingin Tancapkan Kuku Kekuasaan

Refly Harun Ungkap 4 Alasan Jokowi Tetap Ingin Tancapkan Kuku Kekuasaan Kredit Foto: Instagram/Refly Harun

Pengamat politik Refly Harun mengungkapkan empat alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap ingin menancapkan kuku kekuasaan setelah lengser dari jabatannya pada Oktober mendatang.

Refly Harun mengatakan alasan pertama adalah kekhawatiran Jokowi bahwa kasus korupsi yang melibatkan keluarganya akan diproses setelah dirinya resmi lengser sebagai kepala negara.

Baca Juga: Kenapa PSI Sampai Usulkan Jokowi Jadi Ketua Koalisi? Refly Harun Beri Jawaban

"Saya sudah mengatakan ya ada empat alasan kenapa Jokowi kemudian tetap ingin menancapkan kuku kekuasaannya. Pertama, dia khawatir dengan kasus korupsinya, paling tidak korupsi yang melibatkan keluarganya, yang melibatkan anaknya, yang melibatkan orang-orang lingkarannya, itu satu," ucapnya.

Alasan kedua, Jokowi khawatir kasus Hak Asasi Manusia (HAM) seperti KM50 akan dipermasalahkan. Untuk diketahui, kasus KM50 merupakan penembakan 6 anggota Laskar FPI oleh Polda Metero Jaya, dimana para pelakunya tidak dipenjara.

"Yang kedua, dia khawatir terhadap kasus-kasus hak asasi manusia yang mungkin juga akan dipermasalahkan, KM50 sebagai contoh misalnya ya, it is still questionable," imbuh ahli hukum tata negara itu.

Ketiga, Jokowi khawatir dinasti politik yang baru berkembang setelah Gibran Rakabuming Raka menjadi cawapres dan Kaesang Pangarep menjadi Ketua Umum PSI akan berhenti berkembang jika dirinya tidak punya kekuasaan.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover