Hensat Tak Habis Pikir Golkar Hanya Andalkan AD/ART untuk Cegah Jokowi Jadi Ketum

Hensat Tak Habis Pikir Golkar Hanya Andalkan AD/ART untuk Cegah Jokowi Jadi Ketum Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Pengamat politik Hendri Satrio atau akrab disapa Hensat tidak habis pikir dengan Partai Golkar yang hanya mengandalkan aturan dalam AD/ART untuk mecegah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi ketua umum (ketum).

Hensat merasa Golkar terlalu percaya diri (pede) dengan menganggap bahwa hanya dengan AD/ART, Jokowi bisa dibendung untuk jadi ketum menggantikan Airlangga Hartarto, karena bukan tidak mungkin aturan tersebut diubah untuk meloloskannya.

Baca Juga: Setiap Upaya Jokowi Tenggelamkan Golkar Akan Dianggap Upaya Tenggelamkan Demokrasi

"Golkar cuma ngandelin AD/ART buat nyegah Jokowi jadi Ketum? wuih yang bener aja… pede amat!" ucapnya, dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Selasa (19/3).

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar Melchias Markus Mekeng menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum bisa mejadi ketum dari partainya pada tahun jika mengikuti aturan dalam AD/ART.

Dalam AD/ART, calon ketum Partai Golkar harus memiliki pengalaman minimal 5 tahun sebagai pengurus, dan partai tersebut akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) untuk pergantian ketum pada Desember 2024 mendatang. 

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terkini

Populis Discover