Denny Siregar Sebut Jokowi Tak Perlu Ubah AD/ART Jika Ingin Jadi Ketum Golkar

Denny Siregar Sebut Jokowi Tak Perlu Ubah AD/ART Jika Ingin Jadi Ketum Golkar Kredit Foto: Instagram Denny Siregar

Pegiat media sosial Denny Siregar menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak perlu mengubah aturan di dalam AD/ART jika ingin menduduki posisi Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar.

Pasalnya jika perkataan Ketua Dewan Pakar Golkar Ridwan Hisjam bahwa Jokowi sudah menjadi anggota partainya sejak tahun 1997 benar, artinya mantan Wali Kota Solo itu sudah memenuhi aturan AD/ART untuk bisa menjadi ketum.

Baca Juga: Kabar Jokowi Akan Masuk Golkar Membuat Elit Resah

"Tetapi yang menarik seorang Ketua Dewan Pakar Golkar yaitu Ridwan Hisjam mendadak berkata bahwa sebenarnya Jokowi itu sudah menjadi anggota Golkar sejak tahun 1997, berarti sudah lama banget ya, alasannya Ridwan Hisjam, Jokowi itu sudah menjadi pengurus asosiasi pengusaha mebel, dan biasanya pengurus asosiasi itu adalah kader Golkar," ucapnya.

"Jadi kalau Jokowi mau menjadi ketua Golkar dia tidak perlu harus mengubah AD/ART Golkar yang mewajibkan syarat untuk menjadi ketua umum harus jadi kader Golkar dulu 5 tahun lamanya," imbuhnya, dikutip populis.id dari YouTube Merah Putih TV, Rabu (20/3).

Sebelumnya, Ketua Dewan Pakar Golkar Ridwan Hisjam mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah bisa dianggap sebagai kader dari partainya sejak tahun 1997 karena merupakan Ketua Asosiasi Mebel Indonesia (ASMINDO) Solo Raya periode 1997-2002.

Hal ini menurut Ridwan karena para pengurus organisasi tersebut adalah kader Golkar, sehingga Jokowi pantas menjadi Ketua Umum Partai Golkar tanpa harus mengubah aturan AD/ART.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover