Jika Mengikuti Logika KPU, Prabowo Akan Diumumkan Menjadi Presiden

Jika Mengikuti Logika KPU, Prabowo Akan Diumumkan Menjadi Presiden Kredit Foto: Akurat

Jurnalis senior Hersubeno Arief menilai jika mengikuti logika Komisi Pemilihan Umum (KPU), maka calon presiden (capres) nomor urut dua dari Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto akan diumumkan sebagai kepala negara.

Pasalnya berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilpres 2024 di 36 provinsi yang ditetapkan KPU, Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka berhasil unggul di 34 provinsi. Namun menurutnya bisa jadi Gibran tidak diumumkan sebagai cawapres.

Baca Juga: Denny Siregar Sodorkan Penilaian JK soal Jokowi Jadi Ketum Golkar

"Jadi kalau kita mengikuti logikanya KPU ya Pak Prabowo akan diumumkan menjadi presiden dan Gibran, atau Pak Prabowo aja yang diumumkan jadi Presidennya, Gibran tidak masuk di situ gitu," ucapnya, dikutip populis.id dari YouTube Rocky Gerung Official, Rabu (20/4).

"Karena mungkin KPU akan menyatakan menimbang eskalasi di luar karena banyaknya unjuk rasa baik di depan gedung KPU gedung DPR jadi kami hanya mengumunkan pemenangnya untuk capres saja bukan bukan cawapresnya begitu," sambung pria yang akrab disapa Hersu itu.

Melansir dari IDN Times, paslon nomor urut dua Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berhasil unggul di 34 provinsi berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara yang ditetapkan KPU di 36 provinsi.

Provinsi yang dimenangkan Prabowo-Gibran adalah Yogyakarta, Gorontalo, Kalimantan Tengah, Bali, Lampung, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Banten, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover