Hakim MK Akan Berada dalam Posisi Memalukan Jika Menangkan Gibran pada Sidang Sengketa Pilpres 2024

Hakim MK Akan Berada dalam Posisi Memalukan Jika Menangkan Gibran pada Sidang Sengketa Pilpres 2024 Kredit Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Pengamat politik Rocky Gerung menilai para hakim di Mahkamah Konstitusi (MK) akan berada dalam posisi memalukan jika memenangkan Gibran Rakabuming Raka pada sidang sengketa pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Pasalnya para hakim MK yang menangani sidang sengketa Pilpres 2024 seperti Suhartoyo, Saldi Isra, hingga Enny Nurbaningsih akan dijuluki the next Anwar Usman, dan fotonya akan disejajarkan dengan Gibran di ruang sidang sebagai sinisme akan keputusan menolak gugatan paslon satu dan tiga.

Baca Juga: Rocky Gerung Sebut Tidak Ada Problem dengan Kemenangan Gibran Berdasarkan UU

"Kalau seandainya Mahkamah Konstitusi memutuskan menolak semua dalil satu dan tiga artinya memenangkan Gibran itu  kita membayangkan bagaimana misalnya Suhartoyo berubah nama jadi Suhartoyo Usman, Saldi Isra Saldi Usman itu, Ibu Enny Enny Usman, kan nanti orang bilang itu hakim mana, ya kita enggak tahu namanya pokoknya hakim Usman 1, hakim Usman 2, hakim Usman 3, kan itu juga memalukan sebetulnya," ucapnya. 

"Nanti juga akan ada banyak sinisme bahwa ternyata hakim-hakim ini dipasang aja fotonya itu sejajar dengan Gibran di dalam semua ruang sidang kan, jadi bagaimanapun hakim-hakim ini tahu batas etis yang sedang mereka perjuangkan," imbuhnya, dikutip populis.id dari YouTube Rocky Gerung Official, Kamis (18/4).

Melansir dari Republika, dalam gugatan Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK), paslon nomor urut satu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan paslon nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD sama-sama meminta dilakukannya pemungutan suara ulang dengan mendiskualifikasi paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover