Pemerhati sosial dan politik Tatok Sugiarto mengungkapkan bahwa capres nomor urut satu Anies Baswedan mempunyai agenda sendiri yaitu bersama para pendukung perubahan untuk melanjutkan perjalanan.
Karenanya Anies Baswedan sangat mengormati langkah politik PKB dan Partai NasDem bergabung ke koalisi Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka, selain itu juga Pilpres 2024 telah selesai.
Baca Juga: Rocky Gerung Nilai PKS Lebih dari Konyol Jika Gabung Prabowo
"Koalisi kan masalah pencapresan sesudah selesai Partai pendukung bebas melanjutkan agenda kebangsaan, Mas @aniesbaswedan sangat menghormati langkah partai selanjutnya. Mas Anies juga punya agenda bersama dengan pendukung perubahan untuk melanjutkan perjalanan," ucapnya, dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Selasa (30/4).
Koalisi kan masalah pencapresan sesudah selesai Partai pendukung bebas melanjudkan agenda kebangsaan, Mas @aniesbaswedan sangat menghormati langkah partai selanjudnya, Mas Anies juga punya agenda bersama dengan pendukung perubahan utk melanjudkan perjalanan pic.twitter.com/GoJB8wr76a
— @Tatok sugiarto (@QianzyZ) April 28, 2024
Sebelumnya, setelah mengunjungi kediaman Presiden terpilih Prabowo Subianto di Jakarta Selatan, Kamis sore (25/4/2024), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyatakan lebih baik bersama dengan pemerintahan untuk membangun Indonesia lebih maju.
"Kesempatan, dorongan, keinginan, spirit untuk bersama dengan pemerintahan, saya pikir itu lebih baik. Inilah pilihan Saya. Pilihan NasDem," ucap Paloh, dikutip dari CNN Indonesia.
Ia mengaku sudah berpikir panjang dengan objektif untuk memutuskan hal tersebut, dan kemudian menyatakan siap mendukung pemerintahan baru yang dipimpin Prabowo-Gibran.
"Beroposisi bisa setiap saat, tapi bekerja membantu pemerintahan dibutuhkan suatu semangat, spirit dan keikhlasan hati dan mengedepankan objektivitas," katanya.
"Melihat Indonesia dengan optimisme ke depan, kita siap memberikan dukungan sepenuhnya kepada pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Pak Prabowo Subianto dan Mas Gibran," tandasnya.