Setelah Jadi Presiden, Prabowo Tidak Mau Sorotan Media Lebih Banyak Tertuju pada Gibran

Setelah Jadi Presiden, Prabowo Tidak Mau Sorotan Media Lebih Banyak Tertuju pada Gibran Kredit Foto: Warta Ekonomi

Pegiat media sosial Rinny Budoyo merasa Presiden terpilih Prabowo Subianto tidak mau sorotan media lebih banyak tertuju kepada Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka setelah secara resmi menjadi kepala negara. Ini terkait rencana dirinya tinggal di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, sementara Gibran masih di DKI Jakarta.

Dan menurut Rinny, dengan menyadari kondisi fisik yang sudah tidak prima lagi, Prabowo Subianto pasti akan lebih berhati-hati menjadwal kegiatannya sebagai presiden, serta lebih baik berkantor dan tinggal di DKI Jakarta daripada IKN.

Baca Juga: Rocky Gerung Pastikan Jokowi yang Minta Perlindungan pada Prabowo Setelah Pemilu

"Pastinya setelah kelak menjadi Presiden Pak Prabowo tidak mau sorotan media lebih banyak tertuju kepada Wapres dibandingkan kepada dirinya, dibanding kepada Presiden, dan sadar diri enggak punya fisik dan stamina yang prima lagi di usianya yang sudah lewat 70 tahun Pak Prabowo pasti bakal berhati-hati dalam menjadwal kegiatan-kegiatannya sebagai presiden," ucapnya.

"Sudah pasti Pak Prabowo enggak mungkin bakal selincah Pak Jokowi sekarang ini, makanya realistisnya Pak Prabowo memang lebih baik tinggal dan berkantor di Jakarta saja, ini realistisnya ya," imbuhnya, dikutip populis.id dari YouTube 2045 TV, Jumat (3/4).

Untuk diketahui, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono menyebut, pembangunan Istana Wakil Presiden baru akan dimulai karena adanya perubahan desain. Saat ini, pemerintah masih melakukan proses lelang pembangunan. Sementara itu, Kantor dan Istana Presiden direncanakan sudah siap digunakan pada Juli mendatang.

"Kalau istana wakil presiden baru akan dibangun, masih lelang, jadi masih dibangun," kata Basuki di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/3/2024).

Ia menjelaskan, desain istana wakil presiden berubah karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta dilakukan revisi. Oleh karena itu, pembangunannya pun juga baru akan dimulai.

"Desainnya berubah, waktu lelang pertama kita dengan desain yang juara sayembara pertama. Tapi setelah dicek Presiden, beliau melihat perlu direvisi sehingga kita revisi. Itu nanti kita tidak tahu lelang ulang atau tidak gitu lho," jelas dia.

Namun, Basuki menegaskan, pembangunan istana wakil presiden akan dimulai pada tahun ini. Menurutnya, Presiden juga sudah menyetujui desain gedung istana wakil presiden. "Saya belum (dapat) informasi pastinya mudah-mudahan Juni Juli," kata dia.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover