Seharusnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Ummat mengusulkan capres nomor urut satu Anies Baswedan menjadi calon gubernur (cagub) untuk wilayah Jawa Barat (Jabar), Aceh, atau Sumatera Barat (Sumbar) di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.
Pasalnya menurut pegiat media sosial Lukman Simandjuntak, posisi Anies Baswedan sebagai Gubernur Jabar, Aceh, atau Sumbar bisa menjaga nilai jualnya pada pemilihan presiden (Pilpres) 2029.
Baca Juga: Prabowo Tidak Akan Tinggalkan Jokowi Usai Dilantik Presiden
"Karena partai-partai 01 mulai merapat ke 02, sementara PKS lebih tertarik usung anggota partainya jadi Gubernur Jakarta, kenapa Anies gak diusulkan saja jadi Gubernur Jabar, Aceh atau Sumbar? Posisi ini akan jaga "nilai jual" Anies pada pilpres 2029. Cc @PKSejahtera @NasDem @DPP_PKB @DPP_PartaiUmmat" ungkapnya, dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Jumat (3/5).
Krn partai2 01 mulai merapat ke 02, sementara PKS lbh tertarik usung anggota partainya jd Gub Jakarta, knp Anies gak diusulkan saja jd Gub Jabar, Aceh atau Sumbar ? Posisi ini akan jaga "nilai jual" Anies pd pilpres 2029 ????
— Lukman Simandjuntak (@hipohan) May 3, 2024
Cc @PKSejahtera @NasDem @DPP_PKB @DPP_PartaiUmmat pic.twitter.com/i6RR69g3uM
Sementara diketahui, dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Kamis (18/4/2024), Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan bahwa Ridwan Kamil menempati posisi elektoral tertinggi untuk Pilkada DKI Jakarta. Kemudian pada posisi kedua ditempat Anies Baswedan.
“Dinamika elektoral itu tidak statis, sekarang yang paling tinggi namanya Ridwan Kamil, tapi selisihnya tidak jauh sama Mas Anies dalam margin of error,” ucap Burhanuddin, dikutip dari Kompas TV.
Ia mengatakan dinamika elektoral untuk Pilkada DKI Jakarta sangat tinggi, pasalnya pada peringkat pertama hingga kesembilan dalam survei perolehan angka yang didapat masing-masing calon tidak terlampau jauh.