Rocky Gerung Nilai Prabowo Perlu PKB Masuk Kabinet

Rocky Gerung Nilai Prabowo Perlu PKB Masuk Kabinet Kredit Foto: Akurat

Pengamat politik Rocky Gerung menilai Presiden terpilih Prabowo Subianto perlu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk masuk ke dalam kabinet pemerintahan mendatang, karena membutuhkan legitimasi dari basis masyarakat sipil.

Sehingga kemungkinan kuat orang toxic yang dimakud Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan agar tidak dibawa Presiden terpilih Prabowo Subianto masuk ke dalam pemerintahan adalah PKB.

Baca Juga: Golkar Tidak Lagi Dilihat Sekadar Golkar Jika Prabowo Berkuasa

"Tapi saya menduga lebih kuat itu yang dimaksud adalah PKB itu, dan dari awal enggak mungkin NasDem karena relasi Pak Luhut dengan Pak Surya Paloh itu ya bisa dikatakan dengan mudah Surya Paloh itu didiamkan oleh Pak Luhut, tetapi PKB dan perilaku Cak Imin itu justru sering jadi bola liar tuh," ungkapnya.

"Sementara Pak Prabowo berhitungnya bukan orang yang bisa dikendalikan Luhut yang dia perlu, tetapi legitimasi dari sebuah partai yang punya basis sosial, basis massa itu atau disebut aja basis masyarakat sipil dan itu adalah PKB," imbuhnya," imbuhnya, dikutip populis.id dari YouTube Rocky Gerung Official, Senin (6/5).

Diketahui sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberi pesan kepada Prabowo Subianto untuk tidak membawa orang toxic atau beracun masuk ke dalam pemerintahan.

"Untuk presiden terpilih, saya bilang jangan bawa orang toxic ke ke pemerintahanmu, itu akan sangat merugikan kita," ucapnya dalam acara Jakarta Future Forum: Blue Horizons, Green Growth" di Jakarta, Jumat (3/5), dikutip dari CNN Indonesia.

Ia mengaku sudah mendapat pelajaran selama menjadi bagian dari kabinet pemerintahan Presiden Jokowi, dirinya menjelaskan masalah pemerintah adalah regulasi yang betentangan dengan kepentingan nasional, dan sekarang banyak yang harus dibenahi.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terkini