Prabowo Beri Sinyal Tutup Kesempatan PDIP Masuk Kabinet

Prabowo Beri Sinyal Tutup Kesempatan PDIP Masuk Kabinet Kredit Foto: ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/aww.

Jurnalis senior Hersubeno Arief atau akrab disapa Hersu menilai Presiden terpilih Prabowo Subianto memberi sinyal menutup kesempatan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masuk kabinet pemerintahan mendatang.

Sinyal tersebut dilihat Hersu melalui Prabowo Subianto yang menyindir Bung Karno milik satu partai dan pesannya agar pihak di luar pemerintahan yang tidak mau bekerja sama untuk tidak mengganggu jalannya pemerintahan.

Baca Juga: PDIP Tahu Kabinet Prabowo Akan Banyak Dikuasai Oligarki

"Dan Pak Prabowo kan sebenarnya juga kemarin dengan menyatakan menyindir soal partai politik yang mengklaim pemilik sah dari Bung Karno itu kan sebenarnya juga sinyal ya bahwa dia tutup udah deh gua lupakan deh PDIP," ucapnya.

"Dan kedua juga tapi kemudian pesennya yang di luar jangan ganggu-ganggu, kan itu kan juga simbol itu kan jelas kita bisa artikan itu pasti ditujukkan pada PDIP apalagi dikaitkan dengan soal Bung Karno," imbuhnya, dikutip populis.id dari YouTube Rocky Gerung Official, Senin (20/5).

Sebelumnya, Presiden terpilih Prabowo Subianto menyatakan Presiden Soekarno bukan milik satu partai. Ia berujar bapak proklamasi itu milik seluruh rakyat Indonesia.

Prabowo menegaskan itu saat menyinggung ihwal perasaannya yang merasa didukung sejumlah presiden, termasuk Soekarno.

"Walaupun ada yang ngaku-ngaku kan selalu bahwa seolah Bung Karno milik satu partai, tidak, Bung Karno milik seluruh rakyat Indonesia. Feeling saya kayaknya beliau juga dukung saya juga kira-kira, ya kan," kata Prabowo di Rakornas PAN di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, Kamis (9/5/2024), dikutip dari Suara.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover