Adi Prayitno Ungkap Maksud Elit PDIP Jokowi dan Gibran Bukan Lagi Kader

Adi Prayitno Ungkap Maksud Elit PDIP Jokowi dan Gibran Bukan Lagi Kader Kredit Foto: Taufik Idharudin

Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno mengungkapkan maksud elit Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) terpilih Gibran Rakabuming Raka bukan lagi kader.

Adi Prayitno menilai pernyataan tersebut merupakan bentuk penegaskan secara substansi, pikiran, kepentingan, dan chemistry politik, Gibran dan PDIP bisa berpisah jalan dan hubungan politik sudah tidak bisa lagi diselamatkan sejak berpasangan dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Baca Juga: PDIP Sudah Memutuskan untuk Menjadi Mitra Strategis Prabowo di Luar Pemerintahan

"Jadi kalau ada pernyataan dari elit PDIP bahwa Jokowi dan Gibran itu bukan kader ya saya kira itu adalah sebagai bentuk penegasan di mana memang secara substansi, pikiran, kepentingan, dan chemistry politis, Giban dan PDIP ya sudah bisa berpisah jalan dan saya kira hubungan politiknya tak lagi bisa diselamatkan, saya kira di situ konteksnya," ucapnya, dikutip populis.id dari YouTube KOMPASTV JAWA TIMUR, Selasa (27/5).

Sebelumnya, Ketua Kehormatan DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Komarudin Watubun kini menjelaskan soal status Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gibran Rakabuming Raka di partainya. ia menilai Presiden Jokowi dan Gibran bukan lagi bagian dari partai berlambang kepala banteng itu.

Khusus Gibran, ia menceritakan bagaimana putra sulung Jokowi itu menegaskan tetap berada dalam partai kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Bahkan, hal tersebut disampaikan di atas mimbar dalam forum rapat kerja nasional (Rakernas).

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover