Apa yang Terjadi Jika Megawati Melupakan 'Pengkhianatan' Jokowi?

Apa yang Terjadi Jika Megawati Melupakan 'Pengkhianatan' Jokowi? Kredit Foto: Instagram/Megawati Soekarno Putri

Pengamat politik Refly Harun mengungkapkan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tidak mempunyai masalah dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto, namun dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakaming Raka, sehingga menunjukkan sikap yang tidak jelas untuk pemerintahan mendatang.

Namun menurut Refly Harun, jika Megawati melupakan 'pengkhianatan' Jokowi yang memajukan Gibran berpasangan dengan Prabowo Subianto di Pilpres 2024, maka putri Bung Karno itu akan masuk koalisi pemerintahan mendatang dan presidential club meski Jokowi berada di dalamnya.

Baca Juga: Perpisahan Jokowi dan Megawati Rugikan Rakyat Kecil

"Bagaimana hubungannya antara Megawati, Prabowo, dan Jokowi, sederhana Megawati tidak menunjukkan sikap yang jelas karena pada dasarnya dia tidak punya masalah dengan Prabowo, tapi dia punya masalah dengan Jokowi plus dengan Gibran tentunya," ucapnya, dikutip populis.id dari YouTube Refly Harun, Rabu (29/5). 

"Kalau seandainya Prabowo dan Jokowi masih berkoalisi ya Mega tidak mungkin masuk dia ke dalam koalisi tersebut, apalagi masuk dalam satu klub presiden, kecuali Megawati melupakan begitu saja 'pengkhianatan' Jokowi," imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri buka suara terkait sikap politik partainya kepada wartawan yang meliput Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDIP.

Megawati menyinggung sikap politik PDIP didasarkan pada pemikiran dan harus melalui perhitungan yang matang, dengan nada bercanda kepada wartawan ia mengatakan akan memainkan dulu sebelum mengambil sikap merapat atau tidak di pemerintahan Prabowo Subianto.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover