Pengamat politik Refly Harun merasa pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta 2024 tidak akan serumit pemilihan presiden (Pilpres) kemarin bagi calon presiden (capres) nomor urut satu Anies Baswedan.
Karena menurut Refly Harun, Anies Baswedan jauh bisa lebih mumpuni dan bisa lebih diawasi di Pilkada Jakarta 2024 daripada pada Pilpres kemarin yang diduga terdapat kecurangan TSM (terstruktur, sistematis, dan masif).
Baca Juga: NasDem Bisa Jadi Usung Anies di Pilkada Jakarta Demi Prabowo
"Tapi tentu Pilkada DKI tidaklah serumit Pilpres barangkali, nah dalam Pilkada itu barangkali Anies jauh bisa lebih mumpuni dan bisa lebih diawasi," ucapnya, dikutip populis.id dari YouTube Refly Harun, Rabu (5/6).
Sementara sebelumnya, calon presiden nomor urut 1 pada Pilpres 2024, Anies Rasyid Baswedan mengaku, sedang mempertimbangkan tawaran dari sejumlah partai politik yang melamarnya untuk maju lagi pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024. Padahal, ia sempat menyatakan, ingin rehat dari dunia politik.
"Memang saya mendapatkan undangan dari partai-partai politik, ditawarkan diminta untuk dicalonkan menjadi gubernur. Saat ini saya sedangmempertimbangkan apakah kembali atau tidak, jadi sedang mempertimbangkan," kata Anies dalam acara halal bihalal bersama Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) di Kampung Marlina, Kelurahan Muara Baru, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Ahad (19/5/2024), dikutip dari Republika.
Gubernur DKI Jakarta Jakarta periode 2017-2022 tersebut merasa, saat ini, masih bimbang untuk kembali berkontestasi meraih kursi Jakarta 1. Anies tidak menyampaikan kebimbangan yang dirasakannya. Meski begitu, ia menekankan, pertimbangan itu karena warga masih membutuhkannya untuk memimpin Jakarta.
"Saya lagi nimbang nih serius nimbang, kembali apa enggak ya? Kembali apa enggak? Itulah (warga masih butuh) yang sedang dipertimbangkan," ucap Anies disambut warga dengan seruan 'kembali'.