Pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto merasa putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menyamakan Anies Baswedan dengan penjilat gila harta dan tahta di Istana yang akan melakukan apa saja untuknya.
Gigin Praginanto menyampaikannya menanggapi Kaesang Pangarep yang ingin menggandeng calon presiden (capres) nomor urut satu Anies Baswedan di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta 2024.
Baca Juga: Anies-Mardani Opsi Ideal untuk Pilkada Jakarta, Tapi Tidak Saling Melengkapi
"Kaesang menganggap enteng Anies, menyamakannya dengan para penjilat gila harta dan tahta yang selama ini berkerumun di istana," ucapnya, dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Kamis (6/6).
Kaesang menganggap enteng Anies, menyamakannya dengan para penjilat gila harta dan tahta yang selama ini berkerumun di istana.https://t.co/r8HMatyk2r
— gigin praginanto (@giginpraginanto) June 5, 2024
Sebelumnya, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep mengatakan ingin berduet dengan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024 yang diketahui akan diselenggarakan serentak oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 27 November 2024.
"Kalau disuruh pilih, pilih Jakarta. Mungkin duet sama Pak Anies sih ya," kata Kaesang dikutip dari kanal YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat, pada Senin, 3 Juni 2024, dikutip dari VIVA.
Kaesang pun menjelaskan alasannya ingin maju di Pilkada Jakarta. "Posisiku sekarang adalah ketua umum partai, berarti aku ngurus 38 provinsi di seluruh Indonesia. Kalau aku jadi Wali Kota Solo, aku ngurus lima Kecamatan. Lima Kecamatan di mana itu isinya 600.000 orang, kan PSI lebih dari itu," katanya.
Lebih lanjut, ia mengatakan PSI memiliki kursi yang cukup di DPRD untuk maju di Pilkada Jakarta, sehingga jika mau Anies bisa bergabung. "Ya kalau Pak Anies mau, kan posisinya Pak Anies belum ada partai. Sedangkan, aku di Jakarta ada 8 kursi, bisa (maju) kalau mau," tandasnya.