Kondisi Perekonomian Indonesia Terkini Pasca Demonstrasi

Kondisi Perekonomian Indonesia Terkini Pasca Demonstrasi Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan kondisi perekonomian terkini pasca gelombang demonstrasi yang sempat melanda beberapa wilayah.

Airlangga mengatakan kondisi makroekonomi Indonesia saat ini tetap terjaga baik. Nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp16.400 per dolar Amerika Serikat, sementara pasar saham menunjukkan pemulihan setelah sempat mengalami koreksi tipis.

Baca Juga: Prabowo Dorong Efisiensi Anggaran Daerah Dialihkan untuk Irigasi hingga Ketahanan Pangan

Hal tersebut disampaikannya usai rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (4/9/2025).

Ratas tersebut salah satunya membahas terkait perkembangan perekonomian nasional serta langkah-langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas dan memperkuat program perlindungan masyarakat.

“Kemudian secara mikro, selama pasca kejadian, stok market juga turunnya relatif tipis, kemudian sudah rebound kembali,” ujar Airlangga, dikutip dari siaran pers BPMI Setpres, Senin (8/9).

Dalam rapat tersebut, menurut Airlangga, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya memperkuat stimulus ekonomi pada semester 2 tahun ini. 

Sejumlah program yang telah berjalan akan terus diperluas, antara lain subsidi gaji bagi pekerja berpenghasilan di bawah Rp10 juta, program padat karya, pembebasan PPh untuk sektor tertentu yang telah dinikmati oleh 1,7 juta pekerja, serta dukungan perumahan.

“Kemudian ada program-program yang terkait dengan perumahan melalui kredit usaha rakyat. Nah ini kami akan dorong juga. Kemudian juga ada program renovasi rumah itu juga akan terus didorong,” imbuh Airlangga.

Selain itu, pemerintah menyiapkan langkah-langkah untuk mencegah potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. Deregulasi di beberapa sektor industri, terutama di wilayah Jawa, diproyeksikan dapat membuka lebih dari 100 ribu lapangan kerja baru. Pemerintah juga memastikan fasilitas perlindungan ketenagakerjaan tetap diberikan bagi pekerja kontrak.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini