Capaian Jakarta dalam Satu Tahun Kepemimpinan Pramono-Rano

Capaian Jakarta dalam Satu Tahun Kepemimpinan Pramono-Rano Kredit Foto: Instagram/Pramono Anung

Gubernur Pramono menyampaikan pembangunan Jakarta dilakukan secara kolaboratif bersama DPRD, jajaran Balai Kota, serta dukungan masyarakat. Momentum satu tahun pemerintahan ini menjadi ruang kontemplasi sekaligus penguatan komitmen untuk melanjutkan pembangunan Jakarta yang lebih inklusif, transparan, dan berkelanjutan.

“Kami membuka diri terhadap masukan dan kritik. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan membawa manfaat nyata bagi warga Jakarta,” tuturnya.

Sementara itu, Wagub Rano menambahkan, satu tahun pertama pemerintahan difokuskan pada penyelesaian program Quick Win. Dari total 40 program prioritas, sebanyak 97 persen telah diselesaikan, sementara tiga program lainnya masih dalam proses karena membutuhkan waktu lebih panjang.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tegaskan Tekad Kuat Lawan Korupsi Tanpa Pandang Bulu

“Kami sadar membangun Jakarta tidak bisa seperti membalikkan telapak tangan. Namun, fondasi sudah kami letakkan. Tahun kedua ini kami sudah memiliki arah program yang lebih terstruktur melalui APBD 2026,” urainya.

Menurut Wagub Rano, terdapat tiga persoalan utama Jakarta yang menjadi prioritas penanganan, yakni banjir, kemacetan, dan kemiskinan. Untuk penanganan banjir, Pemprov DKI telah memulai normalisasi sungai, termasuk pembebasan lahan di sejumlah titik sepanjang Sungai Ciliwung. Program normalisasi juga akan dilanjutkan secara masif pada 2026, mencakup Sungai Ciliwung, Cakung Lama, dan Krukut, serta pengerukan di wilayah Jakarta Barat.

Di sektor transportasi, Pemprov DKI memperkuat integrasi dan penambahan armada Transjabodetabek dengan membuka sejumlah rute baru yang menghubungkan Jakarta dengan daerah penyangga, seperti Alam Sutera, Ciputat, Bogor, Bekasi, Cengkareng, hingga Sawangan, Depok. Dalam waktu dekat, rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta juga akan dibuka dengan tarif tetap Rp3.500.

“Sementara itu, dalam upaya mengurangi kemiskinan dan kesenjangan, Pemprov DKI tetap mempertahankan berbagai program bantuan sosial dan subsidi bagi 15 golongan masyarakat,” pungkas Wagub Rano.

Tampilkan Semua
Halaman

Terkait

Terkini