Dalam menanamkan semangat pantang menyerah sekaligus kepedulian terhadap lingkungan, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, mengajak ratusan anak yatim piatu, penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP), serta anak panti asuhan menonton bareng (nobar) film "Pelangi di Mars".
Kegiatan yang berlangsung di Epicentrum XXI, Karet Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat (27/3) ini dihadiri oleh 230 penerima KJP dan 169 warga binaan sosial dari Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 1 serta Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa.
Baca Juga: Capaian Jakarta dalam Satu Tahun Kepemimpinan Pramono-Rano
“Kegiatan ini mendorong anak-anak Jakarta untuk tetap semangat sekaligus peduli terhadap lingkungan. Selain itu, kegiatan ini menghadirkan ruang kebersamaan dan hiburan yang edukatif. Film ini juga menyampaikan pesan positif tentang harapan, semangat pantang menyerah, kebersamaan dalam perbedaan, serta kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Wagub Rano, dikutip dari siaran pers Pemprov DKI, Sabtu (28/3).
Wagub Rano menjelaskan, film "Pelangi di Mars" mengangkat nilai keberagaman yang sejalan dengan karakter Jakarta sebagai kota inklusif yang memberi ruang bagi setiap anak untuk tumbuh dan meraih cita-cita. Karena itu, ia mengajak anak-anak tidak hanya giat belajar, tetapi juga menjaga lingkungan sekitar.
“Seperti pelangi yang indah karena beragam warna, Jakarta juga kuat karena keberagaman. Setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan bermimpi. Oleh karena itu, kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Wagub Rano juga mengapresiasi para sineas dan rumah produksi Mahakarya Pictures yang menghadirkan film edukatif dan inspiratif bagi anak-anak Indonesia. Ia menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terhadap industri perfilman nasional sebagai bagian dari upaya menjadikan Jakarta sebagai kota sinema berkelas global.