Pengamat politik Ray Rangkuti menyarankan Partai Gerindra menyiapkan calon lain untuk Pilpres 2024 mendatang. Pernyataan disampaikan Ray Rangkuti menanggapi hasil survei Saiful Mujani Research & Consulting atau SMRC yang dirilis Selasa (28/12/2021) kemarin.
Hasil survei itu menyebutkan, elektabilitas ketua umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang sudah digadang-gadang bakal maju pada Pilpres 2024 mendatang justru stagnan di angka 25 persen. Elektabilitas Prabowo itu disebut hanya jalan di tempat selama dua tahun terakhir.
Baca Juga: Survei SMRC: Elektabilitas Ganjar Pranowo Tunjukkan Tren Kenaikan 2 Tahun Terakhir, Prabowo Stagnan
“Pertama, stagnasi elektabilitas Prabowo yang berkisar hanya 25 persen. Tanpa pendamping yang pas, kans Prabowo sebagai pemenang capres 2004 bisa hilang,” kata Ray ketika dikonfirmasi Rabu (29/12/2021).
Salah satu tokoh di internal Gerindra yang dinilai pas untuk maju pada Pilpres 2024 mendatang lanjut Ray adalah Sandiaga Uno, dengan mendorong Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada perhelatan Pemilu 2024 Gerindra disebutnya punya peluang besar merengkuh kemenangan.
Ada sejumlah alasan yang menurut Ray Rangkuti yang dapat membuat Sandiaga bisa menang di Pilpres 2024, pertama karena Sandiaga Uno kata dia sudah mampu mencuri perhatian publik di kalangan pemilih milenial.
Kemudian alasan kedua adalah karena Sandiaga masih mendapat dukungan dari kelompok Islam yang sekarang ini justru meninggalkan Prabowo Subianto pasca Pilpres 2019 silam.
Baca Juga: Dua Kali DO, Giring Ganesha Disarankan Minta Beasiswa Miskin ke Jokowi, Mumpung Baru Habis Menjilat
“Salah satu indikatornya adalah hasil ijtima ulama bulan lalu, yang kini menjadi polemik di internal Partai Gerindra,” sambungnya.
Ray Rangkuti melanjutkan, Sandiaga juga masih memungkinkan untuk terus menaikkan elektabilitas dan potensial dapat bersaing dengan Ridwan Kamil, Erick Thohir, dan Anies Baswedan.
“Dalam kerangka inilah Gerindra sebaiknya tetap memberi peluang kepada Sandiaga Uno untuk terus meningkatkan elektabilitas,” tutupnya.