Ahok Diklaim Resmi Jadi Calon Gubernur DKI PDIP Selanjutnya? Berikut Faktanya

Ahok Diklaim Resmi Jadi Calon Gubernur DKI PDIP Selanjutnya?  Berikut Faktanya Kredit Foto: Hafidz Mubarak A

Beredar sebuah gambar yang mengangkat narasi yang mengklaim bahwa Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) resmi kembali dicalonkan pada Pilgub DKI Jakarta mendatang. Seperti diketahui, sebelumnya Ahok sendiri merupakan Gubernur DKI Jakarta sebelum Anies Baswedan yang kini jadi petahana.

Adapun gambar tersebut awalnya beredar di media sosial dan turut diunggah salah satunya oleh pemilik akun Facebook bernama Felix Putu. Gambar tersebut menampilkan sosok Ahok tengah menandatani selembar kontrak dengan dikelilingi oleh sejumlah tokoh-tokoh PDIP seperti Presiden Jokowi, Megawati Soekarnoputri, Djarot Saiful Hidayat, Hasto Kristiyanto, dan lain-lain.

Dalam gambar itu pula, tampak sebuah narasi yang dicantumkan yang mana mengklaim bahwa Ahok secara resmi dicalonkan PDIP pada PIlgub DKI Jakarta mendatang. Ahok juga disebut siap membalaskan dendamnya setelah terzalimi pada kasusnya dahulu di masa kampanye Pilgub DKI 2017 silam melawan Anies Baswedan. Berikut bunyi narasi tersebut:

"RESMI DICALONKAN PILGUB DKI. AHOK YANG TERDZALIMI SIAP BALASKAN DENDAM."

Untuk cek fakta, ternyata narasi tersebut adalah keliru. Pasalnya, gambar yang digunakan aslinya merupakan foto pada saat peristiwa menjelang Pilgub DKI Jakarta pada 2017 silam. Adapun foto tersebut juga sebelumnya sudah pernah dimuat dalam artikel dari Kompas.com berjudul "Baju Batik Coklat Ahok di Tengah Seragam merah di DPP PDI-P..." yang terbit pada 21 September 2016 silam.

Dalam keterangan foto jepretan Andreas Lukas Altobeli tersebut pun, tertulis bahwa Ahok tengah menandatangani kontrak politik dengan PDIP di kantor PDI Perjuangan, Jakarta. Saat itu, Ahok diusung pada Pilkada DKI 2017 dengan dipasangkan dengan Djarot Saiful Hidayat.

"Ahok menandatangani kontrak politik dengan PDI P di kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (20/9/2016). Partai PDI P mengusung Ahok dan Djarot untuk pilkada DKI 2017 mendatang," tulis Kompas.com dalam artikel tersebut.

Adapun dalam gambar palsu yang beredar tersebut, tampak bahwa gambar tersebut sudah disunting sedemikian rupa oleh pelaku. Pasalnya, dalam foto aslinya tak ada sosok Jokowi maupun Megawati dan hanya menampilkan sosok Djarot yang berdiri di belakang Ahok beserta empat orang kader PDIP lainnya.

Sementara itu, sejauh ini pun tak ditemukan informasi valid baik dari pemberitaan media massa maupun sumber resmi yang kredibel yang mendukung klaim dalam narasi tersebut. Sejauh ini, nama Ahok memang muncul dan diisukan akan kembali diusung pada Pilgub DKI selanjutnya setelah masa jabatan Anies berakhir. Namun, pihak PDIP sebagai parpol yang menaungi Ahok hingga kini sama sekali belum memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut.

Pihak internal PDIP juga baru mengklaim bahwa nama Ahok memang baru muncul di permukaan saja, namun terkait penetapannya masih belum diresmikan karena tergantung kepada Ketua Umum DPP Partai, yakni Megawati Soekarnoputri.

"Perbincangan di internal ada (nama Ahok), tapi soal nama yang menetapkan Ketua Umum DPP Partai," ujar Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono dalam artikel Kontan.co.id yang terbit pada Rabu (12/1/2022).

Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa narasi tersebut adalah hoaks. Merujuk kepada '7 Tipe Mis dan Disinformasi' hoaks ini tergolong ke dalam kategori 'manipulated content' atau konten yang salah, yakni ketika informasi atau gambar yang asli dimanipulasi untuk menipu.

Dalam hal ini, pelaku menggunakan gambar saat Ahok menandatangani kontrak dengan PDIP untuk Pilkada DKI 2017 lalu dimanipulasi dengan disunting sedemikian rupa dan dibubuhkan narasi yang keliru yang mengklaim bahwa Ahok secara resmi dicalonkan Gubernur DKI oleh PDIP. Hal ini dilakukan pelaku untuk menipu khalayak agar percaya bahwa Ahok sudah resmi menjadi cagub DKI utusan PDIP.

Baca Juga: Anies Lengser Sebentar Lagi, PDI Perjuangan Akui Pertimbangkan Ahok Maju Pilkada DKI 2024

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini