Dituding Sebarkan Berita Bohong Gegara Laporkan Anak Jokowi ke KPK, Dosen UNJ Bersuara Lantang: Bukti Sudah Ada!

Dituding Sebarkan Berita Bohong Gegara Laporkan Anak Jokowi ke KPK, Dosen UNJ Bersuara Lantang: Bukti Sudah Ada! Kredit Foto: Istimewa

Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubeidillah Badrun mengaku dirinya telah menyerahkan sejumlah bukti permulaan atas laporannya ke Komisi Pemberantas Korupsi  (KPK) terkait dugaan pencucian uang yang menyeret dua putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.

Meski begitu Ubaidillah tidak memberikan penjelasan secara terperinci terkait bukti - bukti yang disertakan dalam laporan tersebut. Intinya bukti yang diserahkan itu kata dia sebagai bukti permulaan, untuk bukti selanjutnya diserahkan ke KPK untuk mengusutnya lebih jauh. 

Baca Juga: Dilaporkan Balik Gegara Perkarakan Dua Anak Jokowi, Jawaban Dosen UNJ Bikin Kaget, Waduh Nggak Nyaka

"Bukti-bukti sudah k?m? b?r?k?n k? KPK, t?ntu saja ??b?g?? bukti ??rmul??n ??. Karena nanti bukt? ut?m?n?? k?n KPK ??ng mengungkap," kata Ubaidillah ketika dikonfirmasi wartawan Jumat (14/1/2022).  

Menurut Ubeidillah KPK sekarang ini tengah menindaklanjuti laporannya itu, saat ini dugaan perkara pencucian uang itu baru sampai tahap verifikasi, jika ada bukti bukti yang mendukung, maka KPK bakal melanjutkan dugaan perkara tersebut, tetapi jika tidak ada bukti pendukung yang kuat, maka perkara itu tidak akan ditindaklanjuti. Meski begitu dirinya yakin laporannya itu bakal diteruskan oleh lembaga anti rasuah tersebut.

"S?tu ??m?ng?t b???r negeri ?n? untuk membuat praktik k?ru???, kolusi, dan n???t??m? (KKN) m?nj?d? h?l?ng," tutur dia. 

Adapun buntut laporannya ke KPK ini membuat Ubeidillah dilaporkan balik atas tuduhan pencemaran nama baik lantaran laporan tersebut diklaim tidak memiliki bukti kuat. Selain itu laporan tersebut  dinilai hanya untuk membunuh karakter dua anak  Jokowi.

Ubeidillah dilaporkan oleh kuasa hukum dari Ketum Relawan Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer, Bambang Sri Pujo. Rencananya laporan itu bakal dilayangkan pada hari ini Jumat (14/1/2022) di Polda Metro Jaya. 

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini