Ulah Bupati Langkat Ini Disebut Bisa Kena Pasal Berlapis, Terancam Denda Rp100 Juta Pula, Ya Ampun...

Ulah Bupati Langkat Ini Disebut Bisa Kena Pasal Berlapis, Terancam Denda Rp100 Juta Pula, Ya Ampun... Kredit Foto: Antara

Pakar hukum pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menanggapi kasus Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK.

Selain terjaring OTT oleh KPK, Terbit juga diduga melakukan perbudakan terhadap sejumlah pekerja sawit di rumahnya. Terbit juga ketahuan memelihara satwa liar dilindungi, seperti orang utan.

Baca Juga: Polemik Ibu Kota Negara Baru, Ridwan Kamil: Pemindahan ke Kalimantan Sudah Ada Sejak Zaman Bung Karno

Baca Juga: Abis Lihat Foto Ferdinand Pakai Rompi Merah, Nicho Silalahi Ngaku Rindu

Abdul mengatakan deretan kesalahan Terbit itu terjadi akibat ketidakterbukaan dirinya sebagai pejabat publik.

"Akibat ketidakterbukaannya apa yang dilakukan ternyata melanggar beberapa aturan pidana," kata Abdul dilansir dari jpnn yang dikutip pada Kamis (27/1/2022).

Baca Juga: Gokil! Gak Hanya Kerangkeng Manusia, Dosa Besar Bupati Langkat Bertambah, Dia Memelihara...

Menurutnya, Terbit terancam dikenakan pasal berlapis akibat perbuatannya.

"Sang bupati juga dapat dituntut dengan UU ketenagakerjaan dan UU nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya karena memiliki dan memelihara binatang yang dilindungi. Dia dapat terancam penjara lima tahun dan denda Rp 100 juta," ujar Abdul.

KPK menjadi pihak pertama yang mengungkap kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin. KPK saat itu ingin mengejar Terbit dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Lihat Sumber Artikel di JPNN.com Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Populis Discover

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini