Azam Khan Sebut 'Monyet' di Video Bareng Edy Mulyadi, Perekat Nusantara Desak Polisi: Mengapa Gak Dilakukan Tindakan Kepolisian?

Azam Khan Sebut 'Monyet' di Video Bareng Edy Mulyadi, Perekat Nusantara Desak Polisi: Mengapa Gak Dilakukan Tindakan Kepolisian? Kredit Foto: Itimewa

Perekat Nusantara dan LBH MADN selaku kuasa hukum Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) mendesak polisi memproses hukum Azam Khan yang diduga melakukan ujaran kebencian.

Koordinator Perekat Nusantara Petrus Salestinus mengatakan dalam video yang beredar Azam Khan turut menyampaikan pernyataan secara bergantian dengan Edy Mulyadi.

"Mengapa tidak dilakukan tindakan kepolisian? Di dalam video rekaman itu Azam Khan bersama-sama Edy Mulyadi, secara bergantian mengeluarkan pernyataan yang kontennya sama, yaitu ujaran kebencian dan bermuatan SARA," kata Petrus dalam keterangannya kepada JPNN.com, Selasa (1/2/2022) malam.

Pria asal NTT itu mengatakan pernyataan Azam Khan jauh lebih mendiskreditkan Suku Dayak di Kalimantan. Menurut Petrus, bila dikaji secara mendalam narasi yang diucapkan Azam Khan diianggap telah menyebarkan berita bohong yang menimbulkan keonaran di tengah masyarakat dan ujaran kebencian antar individu dan golongan.

"Namun belum dilakukan suatu tindakan kepolisian apa pun," kata Petrus.

Pada sisi lain, lanjut Petrus, narasi Azam Khan telah merendahkan harga diri dan martabat manusia di Kalimantan dari sudut pandang apa pun.

Baca Juga: Edy Mulyadi Resmi Ditahan, Staf Ahli Kominfo: Orang Tak Bisa Dipidana Karena Hina Bahasa atau Daerah, Pasal Pidananya Nggak Ada

Baca Juga: Main Keroyokan! PKB dan Demokrat Kompak Nyinyirin Acara Kumpul-kumpul Jokowi Bareng Relawan di GBK, Pasang Kuping Baik-baik!

Lihat Sumber Artikel di JPNN.com Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover