Politisi Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin ikut menyorot aksi Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menerima telepon ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sambutan dalam acara peresmian. Didi menilai aksi Luhut tidak etis.
"Saat Presiden berpidato ada menteri main hp tentu tidak etis. Posisi apapun menteri tersebut," kata Didi saat dihubungi, Senin (7/2/2022).
Didi mengatakan, jika perlu mengangkat telepon, seharusnya Luhut dapat dibantu stafnya.
"Jikapun hp harus online aktif. Kan ada staf yang bisa pegang. Jika memang terkait pekerjaan, begitu selesai Jokowi pidato, staf laporkan segera. Jadi sangat tidak etis pak LBP tersebut," ujarnya.
Anggota komisi XI DPR RI menilai aksi Luhut menjatuhkan wibawa Presiden. Apalagi, Jokowi menyampaikan sambutan yang dapat disaksikan seluruh rakyat Indonesia.
Baca Juga: Digadang-gadang Jadi Cagub DKI Jakarta, Airin: Ya Tentu, Siapa yang Nggak Senang
"Wibawa presiden jadi pertaruhan disini, jatuh wibawa presiden Jokowi. Apalagi disaksikan jutaan rakyat indonesia tayangan tersebut," katanya.
Ia juga menceritakan tentang Panglima TNI, Andika Perkasa yang menegur bawahannya akibat tidak fokus saat pengarahan.
"Saya teringat Jenderal Andika, panglima TNI ketika menegur bawahan yang tidak fokus menyimak dgn baik, bahkan saat pengarahan virtual. Dan kena sanksi bawahannya tersebut," ujarnya.
Sebelumnya, beredar sebuah video yang memperlihatkan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menerima telepon saat Presiden Jokowi menyampaikan sambutan.
Baca Juga: Jokowi Harus Ditangkap, Novel Bamukmin Bilang Kalau Gak Ditangkap Habib Rizieq Harus Dibebaskan!
Dalam video berdurasi 33 detik itu, Luhut tampak berdiri di belakang Jokowi bersama jajaran menteri lainnya, di antaranya Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menparekraf Sandiaga Uno. Selain itu, ada pula Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Bupati Toba Poltak Sitorus, dan Bupati dari Simalungun.
Momen Luhut menelepon saat Jokowi sedang berpidato tersebut terjadi dalam acara peresmian kawasan Pelabuhan Ajibata, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada Rabu (2/2/2022).
Sementara itu, Juru bicar Menko Marves, Jodi Mahardi menyebut kala itu Luhut tengah menerima laporan dari Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin soal lonjakan kasus Covid-19. Jodi mengatakan, kalau Budi melaporkan kepada Luhut soal evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan pembelajaran tatap muka (PTM).
Menurutnya, laporan seperti itu harus disampaikan cepat supaya bisa diteruskan ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Lihat Sumber Artikel di Akurat Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Akurat.